Yuk Cek Cashflow Keuangan Kamu.

24 Nov 2022

Langkah awal untuk mulai ngatur keuangan adalah cek kondisi Arus Kas/Cashflow (Pemasukan dan Pengeluaran) dan Neraca/Balance Sheet (Aset dan Kewajiban). 

Kira-kira dari beberapa tipe cashflow dibawah ini kamu termasuk yang mana?

Cashflow “Poor Class”

Cashflow tipe 1 ini menggambarkan situasi dimana pemasukan kamu selalu habis oleh pengeluaran/biaya hidup. Pada kondisi ini pemasukan kamu nggak bisa ditabung atau dijadikan aset dengan kata lain kamu menjalani hidup dari gaji ke gaji atau paycheck to paycheck.

Cashflow “Middle Class”

Cashflow tipe 2 ini kalo pengeluarannya lebih banyak ke hal-hal konsumtif atau menambah aset yang sifatnya lebih ke aset guna. Aset guna itu apa? Aset guna ini merupakan jenis aset yang kamu pakai namun tidak menghasilkan income, biasanya sih nilainya bakal turun atau malah menambah biaya dan pengeluaran. Selain itu di bagian kewajiban/utang yang bertambah adalah utang konsumtif.

Cashflow “Rich Class”

Cashflow tipe 3 ini menggambarkan situasi keuangan kamu dimana pengeluaran lebih banyak ditabung atau diinvestasikan menjadi aset investasi. Aset investasi merupakan jenis aset yang memiliki kenaikan nilai serta bisa dijual, dan juga bisa menambah pemasukan. Lalu pada bagian kewajiban, yang ada adalah utang-utang produktif karena digunakan untuk pembelian aset investasi seperti KPR, utang usaha dan lainnya.

Jadi kamu masuk cashflow tipe mana nih? eitss tapi tenang aja, kalo kamu sekarang masih di di cashflow tipe 1 atau cash flow tipe 2 masih ada kesempatan kok buat atur ulang dan perbaiki kondisi keuangan kamu. Gimana caranya? simak langkah berikut:

  1. Lakukan Financial Check Up (FCU). Cek kesehatan keuangan supaya kamu tau kondisi keuangan kamu, mana yang sehat dan tidak sehat. Kamu bisa lakukan free Financial Check Up 
  2. Buat Prioritas Keuangan. Cek dan buat prioritas pengeluaran dari penghasilan yang kamu terima, turunkan/hilangkan pengeluaran yang bersifat non primer, menabung untuk dana darurat, melunasi utang-utang konsumtif, punya asuransi/proteksi agar keuangan kamu lebih aman. 
  3. Menabung/berinvestasi secara rutin. Kamu bisa mulai nabung dan investasi rutin sesuai tujuan keuangan kamu (jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang) dan sesuai dengan profil resiko kamu. Kalo kamu masih bingung untuk bikin perencanaan keuangan, tenang aja Kebizz udah nyediain fitur Financial Planning yang bisa bantu kamu untuk melakukan perencanaan keuangan.