Tabungan Dana Darurat, penting atau ngga penting?

24 Nov 2022

Orang tua kita gak bosen-bosen buat ngajarin kita nabung sedari kecil, tapi berapa dari kita yang sudah menabung rutin? Ketika ditanya “udah bisa nabung belum?” seringkali banyak alasan yang dilontarkan mulai dari “ga bisa nabung nih, penuhin kebutuhan sehari-hari aja masih syulit”, “ga ada sisa, abis buat pengeluaran bulanan” “ah kecil bunganya” dan alasan-alasan lainnya.

Kenapa kita perlu menabung sih? Alasan pertama adalah karena kita perlu Tabungan Dana Darurat. Dana darurat adalah dana yang disimpan dan disiapkan untuk keadaan darurat.

Seberapa penting sih dana darurat? dana darurat dinilai penting soalnya kita gak pernah tau kejadian apa yang bisa terjadi di hari esok, atau lebih seremnya beberapa detik kemudian. Kita perlu siap untuk segala peristiwa yang punya dampak besar terhadap keuangan dan kehidupan kita.

Apa aja yang termasuk keadaan darurat? keadaan darurat itu bisa aja sakit, kecelakaan, kerusakan rumah/kendaraan, atau bahkan PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) dadakan, pokoknya segala hal yang diluar kendali kita yang membutuhkan uang dalam jumlah yang tidak sedikit.

Jumlah dana darurat yang dibutuhkan juga berbeda sesuai kondisi seseorang:

StatusJumlah Dana DaruratBelum Menikah 3-6 kali biaya hidupSudah Menikah6-9 kali biaya hidupMenikah dan Memiliki Anak/Tanggungan9-12 kali biaya hidupAdanya dana darurat berfungsi untuk memberikan kemampuan ekonomis jika suatu saat terkena keadaan darurat seperti yang udah dijelasin di atas. Minimal kita bisa bertahan dengan keadaan normal dalam kurun waktu tertentu dengan dana darurat yang masih tersedia.

Tapi tenang aja, kamu gak harus langsung punya jumlah segitu kok. Intinya mulai aja dulu! Kamu bisa mulai kasih alokasi dana dengan jumlah tertentu untuk ditabung sampe jumlah nya bisa mencapai dana darurat yang diperlukan. Kalo kata pepatah “Sedia payung sebelum hujan”.