Sulit Atur Keuangan? Kenali Alasannya dan Temukan Solusinya disini!

24 Nov 2022

Kamu ngerasa kesulitan buat ngatur keuangan kamu? Tenang kita udah rangkum nih 3 penyebab utama yang bikin kamu kesulitan atur keuangan, selain itu kita juga udah siapin nih solusinya buat kamu, yuk simak artikelnya.

Ada dua penyakit utama penyebab kondisi keuangan jadi nggak sehat. Apa itu? Pertama, nggak bisa nabung dan yang kedua, terlilit utang. 

Tidak jarang kita temui orang-orang yang hidup dari gaji ke gaji dan mereka biasanya gak punya sisa uang buat ditabung. Kasus kaya gini bisa terjadi dibesaran gaji berapa pun lho! Ah masa sih? kok bisa? Yaa bisa dan ini fakta, ini beberapa alasannya:

  1. Gajinya kekecilan atau pengeluaran terlalu besar. Pernah gak ngerasa “baru aja gajian tapi uangnya udah abis aja” nah ini bisa jadi karena pengeluaran yang terlalu besar dan perlu diatur lagi, kalo ngga gaji hanya numpang lewat. Alasan kedua bisa jadi ya karena memang gaji yang diterima terlalu kecil hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan primer. Solusi yang bisa kamu coba adalah menambah jumlah penghasilan. Caranya ada banyak, bisa mulai dari jualan, kerja sampingan/freelance, atau bahkan pindah ke perusahaan yang nawarin gaji lebih gede. Kamu juga bisa upgrade knowledge dan skill kamu supaya bisa dapet income yang lebih besar.
  2. Tidak membuat anggaran. Udah ngerasa cukup sama gaji, langkah berikutnya yang perlu dilakukan adalah bikin anggaran atau budgeting. Jadi nanti saat terima gaji, kamu udah tau alokasinya kemana aja. Kamu bisa bagi per porsi yang terdiri dari porsi untuk memberi (sedekah, zakat, donasi, dan lainnya) porsi untuk menyimpan dan investasi (tabungan dana darurat, asuransi/proteksi, investasi saham, dan lainnya) dan porsi untuk konsumsi (kebutuhan pokok/primer, sekunder, dan tersier). Ini salah satu acuan anggaran yang bisa kamu gunakan, dan bisa kamu sesuaikan dengan kondisi kamu (% dari penghasilan):
  3. Memberi/giving, bisa ± 10%
  4. Nabung dan investasi, minimal 20%
  5. Proteksi diri / asuransi, bisa ± 5-10%
  6. Cicilan atau utang maksimal 30-35%
  7. Living cost/ biaya hidup maksimal 40-50%
  8. Tidak bisa menunda keinginan. Mengatur keuangan bukan hanya sekedar itungan, tapi ada kaitannya dengan psikologi dan behavior, dan pengendalian diri/self control sangat penting. Saat kita punya keinginan terhadap sesuatu biasanya kita ingin cepet-cepet beli atau mendapatkan barang tersebut, tanpa benar-benar memikirkan. Misalnya pengen banget beli handphone keluaran terbaru yang harganya dua digit, padahal nggak punya tabungan sebesar itu, dan maksain akhirnya nyicil dan punya utang konsumtif.

Punya keinginan nggak salah tapi perlu dibarengin sama pengendalian diri supaya bisa bedain mana keinginan dan mana kebutuhan yang lebih penting. 

Setelah dijelasin alasan utama sulitnya ngatur keuangan, kira-kira kamu lagi relate sama nomor berapa nih?

Apapun tantangan dan kondisi keuangan kamu sekarang, yuk mulai atur keuangan lebih baik. Kalo kata pepatah “It’s better late than never.”