Alasan penting kenapa kita harus terbebas dari utang!

24 Nov 2022

Punya utang itu salah nggak sih?

Apa aja sih jenis utang yang baik dan utang yang nggak baik buat kita?

Yuk kita kupas tuntas!

Jenis utang yang bisa menghasilkan suatu nilai atau value yang terus meningkat dari waktu ke waktu itu biasanya disebut sebagai utang produktif, misalnya KPR. Nah sebaliknya, kalo utang yang gak bisa menghasilkan nilai/value atau bahkan malah mengalami penurunan nilai itu disebut dengan utang konsumtif, contohnya: utang kartu kredit, KTA, paylater, pinjol dan lain-lain.

Sebenarnya, jenis utang apapun bakalan jadi tidak baik ketika kita tidak punya kemampuan untuk membayar utang tersebut. Makanya nggak jarang utang ini malah menjadi masalah.

Ada beberapa alasan utama kenapa kita harus bisa bebas dari utang:

  • Sulit menabung jika masih banyak utang. Bagaimana mau nabung kalo gaji cuma numpang lewat untuk bayar cicilan utang, bener kan? Jadi ini alasan pertama kita perlu bebas dari utang, paling tidak mulailah dengan melunasi satu demi satu utang yang ada.
  • Utang bisa jadi kebiasaan buruk. Percaya nggak percaya, utang bisa jadi kebiasaan, asal pengen sesuatu belinya pake utang, bahkan ada yang pernah bilang kalo nggak utang rasanya ada yang kurang, waduh gawat! Jangan sampai utang jadi kebiasaan deh ya, karena ini bukan kebiasaan yang baik tapi kebiasaan yang tidak baik dan bisa berdampak buruk.
  • Keuangan bisa jadi tidak sehat gara-gara utang. Masalah yang paling sering bikin keuangan nggak sehat adalah karena terlalu banyak utang. Mungkin awalnya sedikit, pakai kartu kredit, bayar cuma minimum payment, lama-lama bayar minimum payment aja susah. Atau pake paylater, pinjol dan akhirnya terlilit utang, sampai cicilan utang udah lebih besar dari gaji.

Mulai ubah pola pikir, saat kita beranggapan bahwa berutang itu hal yang wajar nantinya hal itu beneran bakal jadi kebiasaan dan buruknya akan terus menciptakan utang-utang baru yang lebih besar.

Yakinlah kita mampu hidup bebas utang, buat perencanaan keuangan yang baik, lunasi utang satu demi satu. Bedakan mana yang merupakan “kebutuhan” dan mana yang merupakan “keinginan”, tidak semua yang kita inginkan harus dibeli, apalagi jika kita belum mampu membelinya.

Lebih baik pake prinsip “Menabung dulu baru membeli.” dari pada “Bayar kemudian, lalu dikejar-kejar utang”.

Bebas utang, hidup lebih tenang.